Perekayasaan Pelaporan Keuangan
Akuntansi adalah seperangkat pengetahuan yang mempelajari perekayasaan penyediaan jasa secara nasional berupa informasi keuangan kuantitatif unit-unit organisasi dalam suatu lingkungan dan cara penyampaian informasi kepada pihak yang berkepentingan untuk dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan.
.
Wujud dari perekayasaan laporan keuangan yaitu terciptanya suatu mekanisma pelaporan keuangan (finansial reporting) nasional dengan unit-unit organisasi bisnis, non bisnis dan kepemerintahan dalam suatu negara untuk menyampaikan laporan keuangan dan pengambilan keputusan yang berpengaruh dalam tercapainya tujuan negara.
Proses Perekayasaan
Proses akuntansi dalam pelaporan keuangan adalah bagaimana pihak-pihak dan sarana-sarana pelaporan bekerja dan saling berinteraksi sehingga menghasilkan informasi keuangan yang diwujudkan dalam bentuk laporan/statemen keuangan.
Perekayasaan akuntansi adalah proses pemikiran logis dan objektif untuk membangun suatu struktur dan mekanisma laporan keuangan dalam suatu negara untuk menunjang tercapainya tujuan negara.
Proses perekayasaan pelaporan keuangan yaitu:
1. Tujuan ekonomik dan sosial negara.
2. Tujuan pelaporan keuangan.
3. Pertanyaan mengenai proses perekayasaan pelaporan keuangan.
4. Rangka konseptual.
5. Media pelaporan (bentuk, isi dan jenis).
6. Informasi akuntansi.
Aspek Semantik Dalam Perekayasaan
Proses semantik berfungsi untuk memilih dan menyimbolkan objek-objek fisis kegiatan perusahaan yang relevan menjadi objek-objek statemen keuangan diantaranya: aset, kewajiban, ekuitas, pendapat, biaya, untung, rugi, investasi pemilik, distribusi ke pemilik dan laba komprehensif. Aliran fisis perusahaan dipresentasikan dalam bentuk satuan uang hasil pengukuran elemen yang menjadi bahan olah dan data akuntansi. Jumlah rupiah sebagai hasil pengukuran ini disebut kos (cost).
Proses Semantik Dalam Perekayasaan
Proses Saksama
Proses saksama dalam menyusun pernyataan resmi antara lain:
1. Mengevaluasi masalah
2. Mengadakan riset dan analisis
3. Menyusun dan mendistribusi memorandum diskusi kepada pihak yang berkepentingan
4. Mengadakan dengan pendapat umum untuk membahas masalah yang diungkapkan
5. Menganalisis dan mempertimbangkan tanggapan publik atas memorandum
Struktur akuntansi
Struktur akuntansi menggambarkan pihak-pihak dan sarana-sarana yang terlibat dan terpengaruh oleh perekayasaan informasi keuangan dan saling hubungan antara berbagai pihak dan sarana. Pihak yang terlibat dalam struktur akuntansi antara lain individu, profesi, pemerintah, badan pembina pasar modal, perusahaan sebagai entitas, analis, manajer, akuntan publik dan pemakai laporan.
Manfaat struktur akuntansi ada 3 yaitu:
1. Dalam bidang studi
Hal ini dapat dijadikan sebagai basis untuk mengenali mata kuliah yang harus ditawarkan dalam program studi akuntansi serta kompetensi apa yang harus dicapai oleh tiap mata kuliah.
2. Dalam bidang profesi
Hal ini menggambarkan kesempatan karir bagi seseorang yang menguasai pengetahuan di bidang akuntansi.
3. Dalam fungsi auditor independen
Pada hal ini pihak pemakai biasanya terpisah dengan manajemen baik secara administratif maupun secara operasional, keterpisahan ini menempatkan pemakai statemen sebagai pihak luar yang tidak dapat secara langsung ikut dalam penyediaan data dan penyusunan statemen keuangan.
Komentar
Posting Komentar